The Dakwah Movement of Kiai Muda in Eastern Indonesia: Study of Islamic Application and Islamization Models of As’adiyah

Gerakan Dakwah Kiai Muda di Indonesia Timur: Studi Model Penerapan Islam dan Islamisasi Khas As’adiyah

  • Muhammad Alwi HS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
  • Iin Parninsih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
  • M. Riyan Hidayat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.47655/dialog.v44i2.491 | Abstract views: 188
PDF Downloads: 141
Keywords: As'adiyah, kiai muda, dakwah, Islam, Islamization

Abstract

This article discusses the roles of kiai muda in offering the model of typical As'adiyah Islamic Boarding School and disseminating Islam to the Eastern part of Indonesia. Kiai muda are the descendants of ulama graduating from Ma'had Aly at Pesantren As'adiyah. The study aims to answer some fundamental  queations as to what As'adiyah Islamic model and the process of Islamization conducted by kiai muda from As'adiyah. The results show that As'adiyah grounds itself on Ahlu Sunna wal Jama'ah school of thoughts that is brought by Imam Nawawi and other the proponents of Shafi'I school of thought. The orientation of Ahlu Sunna wal Jama'ah and the typical Shafi'i mazhab are well maintained and practiced both in the pesantren and the surrounding community. The teachings of this school of thought are well received by the people of Eastern part of Indonesia. Hence, by all means, this has highly influenced the practices of dakwah delivered by kiai muda.

 Keywords: As'adiyah, kiai muda, dakwah, Islam, Islamization

 

Artikel ini membahas peran kiai muda dalam menerapkan model Isam khas As’adiyah beserta menyebarkannya kepada masyarakat di Indonesia Timur. Di sini, kiai muda adalah mereka yang ditetapkan sebagai kiai melalui kaderisasi ulama pada jenjang Ma’had Aly di Pesantren As’adiyah. Rumusan masalah artikel ini adalah bagaimana model penerapan Islam As’adiyah? Bagaimana model Islamisasi oleh para kiai muda dari As’adiyah? Artikel ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskripsi-analitis terhadap data-data yang terkait tema kajian. Adapun hasil temuan artikel ini menyatakan bahwa As’adiyah memiliki paham Ahlu Sunna wal Jama’ah yang mengacu pada pandangan Imam Nawawi, dan bermazhab Syafi’i. Paham dan mazhab tersebut dijaga, dipelajari, diamalkan dan disebarkan, baik dalam lingkungan pesantren maupun ketika berdakwah kepada masyarakat. Penyebaran paham dan mazhab ini diterima dengan baik oleh masyarakat, yang terlihat berdasarkan bertahan dan berkembangnya penerimaan masyarakat atas dakwah-dakwah yang disampaikan oleh kiai muda Pesantren As’adiyah. Karena itu, dalam rangka menjaga dan menyebarkan model penerapan Islam yang Ahlu Sunna wal Jama’ah dan bermazhab Syafi’i di Indonesia Timur, maka gerakan dakwah kiai muda perlu didukung dan dikembangkan.

Kata Kunci: As’adiyah, kiai muda, dakwah, Islam, Islamisasi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abunawas, Ahmad Kamal Kamaluddin. (2019). Pelaksanaan Pengajian Halaqah dalam Pemahaman Keagamaan pada Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Kabupaten Wajo. Al-Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, Volume 17, Nomor 2.

Abunawas, Kamaluddin dan Husnul Fahimah Ilyas. (2017). Menguak Cakrawala Perubahan; Kiprah AGH. M. Yunus Martan dan AGH. Abdullah Maratan. Yogyakarta: Trusmedia Grafika.

Aguswandi. (2018). Kontribusi AGH. Muhammad As’ad terhadap Pengembangan Dakwah di Sengkang Kabupaten Wajo (Suatu Kajian Tokoh Dakwah). Jurnal Al-Khitabah, Volume. V, Nomor. 2.

Ahmad, Abdul Kadir. (2012). Buginese Ulama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.

Akhmar, Andi Muhammad. (2018). Islamisasi Bugis: Kajian Sastra atas La Galigo versi Bottinna I La Dewata Sibawa I We Attaweq (BDA). Jakarta: Pustaka Obor.

Al-Bone, Abdul Aziz. (1994). Transformasi Kelekturan Pesantren di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Balai Penelitian Lektur Keagamaan.

Al-Bugisi, Al-Hajj Muhammad As’ad. (1355 H). Ma La Yasa Al-Muslim Jahlahu min Al-Aqaid Ahl al-Sunna wa Al-Jama’ah. Sengkang: tp.

Arief, Syamsuddin. (2007). Jaringan Pesantren Sulawesi Selatan 1928-2005." Disertasi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

As’ad, Muhammad. (2009). Pondok Pesantren As’adiyah. Jurnal Al-Qalam, Volume 15, Nomor 24.

Azra, Azyumardi. (1998). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad ke-XVII dan XVIII. Bandung: Mizan.

Dhofier, Zamakhsari. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

_______. (1982). Tradisi Pesantren. Jakarta: Sinar Harapan.

Fathurrahman, Oman. (2004). Tradisi Intelektual Islam Melayu-Indonesia: Adaptasi dan Pembaharuan: Book Review Peter Riddel, Islam and the Malay-Indonesia World, (Singapure: Horizon Books, 2001). Jurnal Studia Islamika, Vol. 8, No. 3.

Halim, Wahyuddin. (2015). As’adiyah Traditions: the Construction and Reproduction of Religious Authority in Contemporary South Sulawesi. A Thesis Submitted for the Degree of Doctor of Philosophy. Australian National University.

______ (2021), The Reproduction of Imams and Their Changing Roles within the Contemporary Muslim Community in Wajo, South Sulawesi, Indonesia. Dalam Robinson, Kathryn M. (ed). Mosques and Imams: Everyday Islam in Eastern Indonesia. Singapore: NUS Press, National University of Singapore.

Hamdan. (2020). Pesantren dan Misi Perdamaian: Telaah Reposisi Pesantren pada Abad 21. Dalam Muhammad Sofi Mubarok dkk (editor), Prosiding Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 2019 “Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi, dan Perdamaian Global”. Jakarta: Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementrian Agama RI.

HS, Muh. Alwi. (2019). Pesantren dan Fenomena Islam Nusantara: Upaya Beragama Yang Moderat. Dalam Muhammad Yahya dkk (ed), Prosiding Muktamar Pemikiran Islam Nusantara 2018: Islam, Kearifan Lokal dan Tantangan Kontemporer. Jakarta: Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

http://ditpdpontren.kemenag.go.id/pdpp/statistik diakses pada 29 Januari 2021.

https://asadiyahpusat.org/2013/09/19/sejarah-asadiyah/, diakses pada 28 Desember 2020.

https://asadiyahpusat.org/pendidikan/mahad-aly/ diakses pada 02 Agustus 2021.

Idham. (2017). Pola Pengkaderan Ulama di Sulawesi Selatan (Studi pada Program Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Kabupaten Wajo). Al-Ulum, volume 17, Nomor 2.

Ilham. (2017). Konsep Pendidikan Kader Ulama Anregurutta Muhammad As’ad. Disertasi Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Ilyas, Husnul Fahima. (2020). Anregurutta H.M. Yunus Maratan: the Figure of Reformer. Al-Qalam, Vol. 16, No. 2.

Ismail, Fatah. (2002). Dinamika Pesantren dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kalsum, Ummu. (2008). KH. Muhammad As’ad Pendiri Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Makassar: Alauddin Press.

Muchsin, Agus. (2016). Penerapan Manhaj terhadap Penguatan Fikih Kaderisasi Ulama Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Jurnal Hukum Diktum, Volume 14, Nomor 2.

Muhajad, Ayyub. (2019). Peran Santri dalam Tantangan Kontemporer di Nusantara: Telaah terhadap Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan sebagai Distributor Mubaligh Terbesar di Indonesia Timur. Dalam Muhammad Sofi Mubarok dkk (editor), Prosiding Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 2019 “Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi, dan Perdamaian Global”. Jakarta: Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementrian Agama RI.

Muhammad, Firdaus. (2017). Anregurutta: Literasi Ulama Sulselbar. Makassar: Nala Cipta Litera.

Muktamar, Ahmad dkk. (2019). Leadership K.H.M. Yunus Martan in Developing As’adiyah Boarding School (1961-1986). International Journal of Social Sciences, Vol. 74, No. 1.

Parninsih, Iin (2020). Metodologi Pembelajaran Anregurutta H. Muhammad As’ad Al-Bugisi dalam Meneguhkan Islam Washatiyah di Wilayah Indonesia Timur. Dalam Muhammad Sofi Mubarok dkk (editor), Prosiding Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 2019 “Santri Mendunia: Tradisi, Eksistensi, dan Perdamaian Global”. Jakarta: Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementrian Agama RI.

Pasanreseng, Muh. Yunus. (1992). Sejarah Lahir dan Pertumbuhan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Sengkang: PB. As’adiyah.

Pribadi, Yanwar. (2018). Islam, State and Society: Local Politics in Madura. New York: Routledge.

Robinson, Kathryn M. (ed). (2021). Mosques and Imams: Everyday Islam in Eastern Indonesia. Singapore: NUS Press, National University of Singapore.

Ruslan, Muhammad dkk (ed). (1975). Ulama Sulawesi Selatan: Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang.

Sabit, M. (2015). Dakwah Moderasi Anregurutta KH. Muhammad As’ad Al-Bugisi. Sengkang: Lempena Intimedia.

_______. (2012). Gerakan Dakwah H. Muhammad As’ad Al-Bugisi. Disertasi, UIN Alauddin Makassar.

Sila, Muhammad Adlin. (2019). Kiai dan Blater: Antara Kesalehan dan Kekerasan dalam Dinamika Politik Lokal di Madura. Studia Islamika, Vol. 26, No. 1.

Wawancara bersama Kiai Muda Ilham Nur, Sengkang, pada 23 Desember 2020.

Wawancara bersama Yahya, Barugae-Bone, pada 13 Mei 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Abdullah Mangu, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Abdullah Mangu, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Afikatul Aswan, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pengajar di MTs SA. Nurul Ulum As’adiyah Maroangin, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Afikatul Aswan, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pengajar di MTs SA. Nurul Ulum As’adiyah Maroangin, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Dasmarianti, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Dasmarianti, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Marlinda, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Marlinda, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, pada 04 Agustus 2021.

Wawancara via WhatsApp bersama Muhammad Iksan Ishak, pendakwah bergelar kiai muda (KM) sekaligus Pembina di cabang Pondok Pensantren As’adiyah Dapoko Bantaeng, pada 04 Agustus 2021.

Ziemek, Manfred. (1986) Pesantren dalam Perubahan Sosial. Jakarta: Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

Published
2021-12-28
Section
Articles