The Social Relation of Muslims and Christians in Sidorejo Village, Umbulsari District, Jember Regency

Relasi Sosial Muslim dan Kristiani di Desa Sidorejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember

  • Ahmad Zainuri Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.47655/dialog.v44i2.457 | Abstract views: 90
PDF Downloads: 99
Keywords: relationship, harmony, Islam, Christian

Abstract

This study aims to explore social relations in  Sidorejo Village, Umbulsari District, Jember Regency. Central to this study is the relations and efforts to maintain harmony between Muslims and Christians in Sidorejo Village. The methodology in this study is qualitative methods using historical, religious and social approaches in-depth interview techniques and literature review analysis. The results of this study indicate that social solidarity among the people of Sidorejo in building social relations is very harmonious through several religious and social activities carried out together. Religious leaders and community leaders also participate in building harmony between Muslims and Christians in Sidorejo Village. In conclusion, the Sidorejo people enable to construct harmony and tackle social conflict through mediation before the conflict arises on the surface. Social relations are the key for the people of Sidorejo to build social-based religious harmony, because the goal of building harmony is not theological but how social relations are developed. Some social activities carried out to build communality including building houses of worship. It is more important that the role of religious leaders becomes a central force in ensuring unity and harmony.

Keywords: relationship, harmony, Islam, Christian

 

Penelitian ini bertujuan untuk menggali sebuah relasi sosial dalam masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Titik fokus permasalahan yang ingin disampaikan dalam penelitian ini ialah bagaimana relasi dan upaya merawat keharmonisan antara Muslim dan Kristiani di Desa Sidorejo tersebut. Adapun metodologi dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah, agama dan sosial secara mendalam dengan teknik wawancara dan analisa kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Sidorejo dalam membangun relasi sosial, solidaritas sosial sangat rukun dan harmonis, terbukti dengan adanya beberapa kegiatan agama, sosial dilakukan secara bersama-sama. Tiada lain tiada bukan, peran tokoh agama, tokoh masyatakat juga ikutserta dalam membangun kerukunan antara Muslim dan Kristiani di Desa Sidorejo. Kesimpulannya bahwa hubungan kehidupan masyarakat Sidorejo begitu rukun dan harmonis, resolusi konflik selalu di munculkan sebagai mediasi sebelum konflik itu timbul di permukaan. Relasi sosial menjadi kunci bagi masyarakat Sidorejo untuk membagun kerukunan agama berbasis sosial, karena tujuan membangun keharmonisan bukan dari teologisnya melainkan bagaimana hubungan sosialnya, dan ini terbukti banyak kegiatan sosial yang dilakukan untuk membangun kebersamaan, terutama membangun rumah ibadah. Terpenting lagi bahwa peran tokoh agama menjadi kekuatan sentral dalam menyatukan dan merawat kebersamaan dalam perbedaan demi mewujudkan Sidorejo yang rukun, tentram dan harmonis.

Kata Kunci: relasi, harmonis, Islam, Kristen

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Sirry, M. (Ed.). (2005). Fiqih Lintas Agama: Memambangun Masyarakat Inklusif-Pluralis. Paramadina.

Abdillah, M. (2011). Islam dan Dinamika Sosial Politik Di Indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama.

Ananta Devy, D. (2009). Toleransi Beragama,. CV Pamularsih.

Azizah, I., Kholis, N., & Huda, N. (2020). Model Pluralisme Agama Berbasis Kearifan Lokal Desa Pancasila di Lamongan. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 8(1), 1–24. https://doi.org/DOI: 10.21043/fikrah.v8i1.7881

Baeni Umam, M. (2019). Corak Pemikiran Pluralisme Dawam Raharjo [Tesis]. UIN Sunan Kalijaga.

Basuni, A. (2015). AKTUALISASI PEMIKIRANPLURALISME KH. ABDURRAHMANStudi Program Pendidikan Pluralisme The Wahid Institute [Tesis]. UIN Syarif Hidayatullah.

Casram. (2016). Membangun Sikap Toleransi Beragama Dalam Masyarakat Plural. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 01(2). https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.15575/jw.v1i2.588.

Cornelius Kaha, S. (2020). Dialog Sebagai Kesadaran Relasional Antar Agama: Respons Teologis Atas Pudarnya Semangat Toleransi Kristen-Islam Di Indonesia. Abdiel: Jurnal Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 04(2). https://doi.org/DOI: 10.37368/ja.v4i2.165.

Fitriani, S. (2020). Keberagaman dan Toleransi Antar Umat Beragama. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 20(2). https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ ajsk. v20i2.5489.

Hasiholan Hutapea, R., & Iswanto. (2020). Potret Pluralisme Agama Dalam Masyarakat Di Kota Kupang. Jurnal Dialog Kemenag, 43(1). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.47655/dialog.v43i1.363 |

Huda, M. T., & Sinta Ilva Sari, R. (2020). Toleransi dan Praktiknya Dalam Pandangan Agama Konghucu. JSA: Jurnal Studi Agama, 04(1). https://doi.org/DOI https://doi.org/10.19109/jsa.v4i1.6159.

Indah Budi Ekayati, M., & Darojatul Aliah, S. (2018). Menghalau Ekstremisme: Konsep & Strategi Mengatasi Ekstremisme Kekerasan di Indonesia. Wahid Foundation.

Ismail, F. (2014). Dinamika Kerukunan Antar Umat Beragama. Remaja Rosdakarya.

Ismail, F. (2019). Islam Konstitusional dan Pluralisme: Memperkuat Fondasi Kebangsaan dan Merawat Relasi Kebinekaan. IRCiSoD.

Jamil Wahab, A. (2015). Harmoni di Negeri Seribu Agama: Membumikan Teologi dan Fikih Kerukunan. PT ELex Media Komputindo.

Kumalasari, R. (2020). Religious Community Interest: A Study of Religious Plurality in Southeast Aceh. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 10(2). https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/liwaul-dakwah

L. Eck, D. (1990). A New Religious America: How a “Christian Country” Has Become the World’s Most Religiously Diverse Nation.

Lestari, J. (2020). Pluralisme Agama di Indonesia: Tantangan dan Peluang Bagi Keutuhan Bangsa. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 1(1). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.15548/al-adyan.v1i1.1714

M. Akmansyah. (2016). Membangun Toleransi Dalam Perspektif Pendidikan Spiritual Sufistik. Kalam: Jurnal Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama., 10(2). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.24042/klm.v10i2.12.

Murfi, A., & Fitriyani. (2018). Islam Nusantara: Religion Dialectic and Cultural for Pluralism-Democratic Society. ICSEAS: International Conference on South East Asia Studies, 3(5), 44–52. https://doi.org/DOI 10.18502/kss.v3i5.2324

Murtadha Mutahhari, A. (2006). ISLAM AND RELIGIOUS PLURALISM. World Federation of Khoja Shia Ithna-Asheri Muslim Communities.

Muslich Rizal Maulana, A. (2020). Problematika Pluralisme Agama Antara Teologi dan Filsafat: Membaca Kritik Marianne Moyaert atas John Hick. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 15(2). https://doi.org/DOI:10.23971/jsam.v16i2.2136

Mutaqqin, A. (2014). Rekonstruksi Gagasan Pluralisme Agama(Telaah atas Buku Pluralisme Agama, Musuh agama-agama Karya Adian Husaini). Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 9(1). https://doi.org/10.24042/ajsla.v9i1.1409

Naim, N. (2016). Abdurrahman Wahid: Universalisme Islam dan Toleransi. Kalam: Jurnal Fakultas Ushuluddin Dan Ilmu Agama, Vol. 10(2), 426. https://doi.org/10.24042/klm.v10i2.8).

Nisvilyah, L. (2013). Toleransi antarumat beragama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa (studi kasus umat Islam dan Kristen Desa Segaran Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto). Jurnal Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, Vol. 2(1), 3–4.

Nurul Hidayah, A. (2016). Reversing Islamophobia Perspective through Tolerance Principle in Islam. Proceeding of the 2nd International Seminar and Conferenceon Global Issues (ISCoGI) 2016: Europeanand Asian in the Age of Globalization: Cooperation and Challenge. www.iscogi.unwahas.ac.id

Pangeran, I. (2017). Toleransi Beragama Sebuah Keniscayaan Bagi Muslim Dalam Hidup Bermasyarakat. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 13 (1). https://almishbahjurnal.com/index.php/al-mishbah/article/view/76.

Penyusun Desa Sidorejo, T. (2016). RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) Desa Sidorejo, tahun 2016-2019. RPJMDes Kabupaten Jember.

Presentasi Laporan Kemerdekaan Beragama Berkeyakinan. (2018). Www.Wahidfoundation.Org. https://wahidfoundation.org/index.php/publication/detail/Presentasi-Laporan-Kemerdekaan-BeragamaBerkeyakinan-Wahid-Foundation-2018

Rahman, M. T. (Ed.). (2021). Toleransi Beragama dan Harmonisasi Sosial. Penerbit LeKKas.

Rizal Panggabean, S. (2018). Konflik Dan Perdamaian Etnis Di Indonesia. Pustaka Alvabet.

Ruslan, I. (2020). Konstribusi Lembaga-Lembaga Keagamaan Dalam Pengembangan Toleransi Antar Umat Beragama di Indonesia. Arjasa Pratama.

Rusydi, I., & Zolehah, S. (2018). Makna Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Konteks Keislaman dan Keindonesiaan. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, Vol. 01(01), 172–173. https://doi.org/10.31943/afkar_journal.v1i1.13

Saihu. (2019). Pendidikan Pluralisme Agama: Kajian Tentang Integrasi Budaya dan Agama Dalam Menyelesaikan Konflik Sosial Kontemporer. Jurnal Indo-Islamika, 9(1). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.15408/idi.v9i1.14828

Soekanto, S., & Soelistyowati, B. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafindo Persada.

Sumbulah, U., & Nurjanah. (2013). Pluralisme Agama; Makna Dan Lokalitas Pola Kerukunan Antarumat Beragama. UIN Maliki Press.

Sunarto, K. (2004). Pengantar Sosiologi. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Suprapto. (2015). THE THEOLOGY OF TOLERANCE IN HINDU AND ISLAM: Maintaining Social Integration in Lombok-Indonesia. Ulumna: Journal Islamic Studies, 19(2), 339–352. https://doi.org/DO I:http://dx.doi.org/10.20414/ujis.v19i2.358

Taufani. (2018). Pemikiran Pluralisme Gus Dur. Tabligh: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah, Vol. 19(2), 202–203. https://doi.org/10.24252/jdt.v19i2.7475).

Taufani. (2020). Dinamika Internal Masyarakat Muslim Minoritas: Studi atas Relasi Sunni Syi’ah di Manado [Tesis]. UIN Alauddin.

Tayseer Mohammad, Z. (n.d.). Intellectual Responses to Religious Pluralism. http://alhassanain.org/english/?com=book&id=778

Tempat Ibadah. (2021, June 21). [Homepage]. Wikipedia.Org. https://id.wikipedia.org/wiki/Tempat_ibadah

Tharaba, F. (2016). Sosiologi Agama: Konsep, Metode, Riset dan Konflik Sosial. MADANI.

Ulina Ginting, M. (2014). Dialog dan Pluralisme Agama Dalam Pendidikan Kristiani di Sekolah Minggu Gereja Kristen Protestan Indonesia [Tesis]. Universitas Kristen Duta Wacana.

Vinkasari, E., Tri Cahyani, E., Dwi Akbar, F., & Agus Santoso, A. P. (2020). Toleransi Antar Umat Beragama Di Indonesia Untuk Mempertahankan Kerukunan. Prosiding HUBISINTEK, 1. https://ojs.udb.ac.id/index.php/HUBISINTEK/issue/view/129.

Wasil. (2018). Peran Pemuka Agama Dalam Memelihara Kerukunan:Studi Kasus

Published
2021-12-28
Section
Articles