The Portrait of Interreligious Harmony: A Phenomenon Study of Inter-Faith Family Harmony in Gunung Kidul, Yogyakarta

Potret Kerukunan Umat Beragama: Studi Fenomena Keharmonisan Keluarga Antar Agama di Gunung Kidul, Yogyakarta

  • Muhammad Muhajir
  • Arif Al Anang Universitas Gadjah Mada
DOI: https://doi.org/10.47655/dialog.v44i1.442 | Abstract views: 87
PDF Downloads: 71
Keywords: keluarga harmonis, lintas kepercayaan, Dusun Jetis, kerukunan umat beragama

Abstract

This study aims to delve into the building harmony of interfaith families in Jetis, Hargomulyo, Gedangsari, Gunung Kidul Yogyakarta. It explores how the family ensures rights and obligations, educates children, provides freedom of worship and maintains relations with the family and the surrounding communities. In addition, it also explains how Islam views the harmony of families of interfaith couples. The results showed that the people of Jetis kampong attempted to fulfill their rights and obligations properly, such as the provision of proper livelihoods, not less and not excessive, although the level of fairness of each individual is different from one person to another. In terms of religion, the couples were able to carry out religious activities separately; they mutually support one another by creating tolerance in the family.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktek pembentukan keluarga harmonis pasangan keluarga beda agama di Dusun Jetis, Hargomulyo, Gedangsari, Gunung Kidul Yogyakarta, yang meliputi bagaimana pemenuhan hak dan kewajiban, bagaimana pendidikan anak, bagaimana kebebasan beribadah dan bagaimana relasi dengan keluarga maupun masyarakat sekitar, serta menjelaskan bagaimana tinjauan Islam terhadap keharmonisan keluarga pasangan beda agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dusun Jetis dalam praktek pembentukan keluarga harmonis dilihat dari segi pemenuhan hak dan kewajiban sudah terpenuhi dengan baik, serta dalam hal keagamaan keduanya mampu menjalankan aktivitas keagamaan secara terpisah namun saling mendukung antara satu dengan yang lainnya dengan memunculkan sikap toleransi dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abduh, M. R. (2007). Religious Harmony in Indonesia: A Philoshophical Persepective (Vol. VI). Religi: Jurnal Studi Agama-agama.

Abu Zahrah, M. (1994). Tanzib al-Islam li al- Mujtama. (S. N. Rahman, Ed.) Jakarta: Pustaka Firdaus.

‘Abud, G. A. (1995). Keluarga Muslim dan Berbagai Masalahnya. (Mudzakkir, Ed.) Bandung: Pustaka.

Adhim, M. F. (2002). Agar Cinta Bersemi Indah. Jakarta: Gema Insani.

Agus Moh. Najib, dkk. (2006). Membangun Keluarga Sakinah dan Maslahah. Yogyakarta: PSW UIN Sunan Kalijaga.

Ahmadi, A. &. (2001). Ilmu Pendidikan . Jakarta: Rineka Cipta.

Al-Hamdani. (2002). Risala Nikah: Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Pustaka Amani.

Ali, Z. (2012). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Amini, I. (2016). Bimbingan Islam Untuk Kehidupan Suami-Isteri. Bandung: Al-Bayan.

Aminudin, S. A. (1999). Fiqh Munakahat I Untuk Fakultas Syari’ah Komponen MKDK. Bandung: Pustaka Setia.

Azzuhaili, W. (1991). Tafsir Al-Munir (Vol. XXI). Beirut: Dar al-Fikr.

Basri, H. (2009). Merawat Cinta Kasih. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dahwal, S. (2017). Hukum Perkawinan Beda Agama dalam Teori dan Praktiknya di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

DIY, B. (TT). Keluarga Sakinah. Yogyakarta: Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Halim, M. N. (2000). Membahagiakan Suami Sejak Malam Pertama. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Hargomulyo, K. D. (2014). Data Monografi Kantor Desa Hargomulyo Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul Tahun 204. DIY: Kantor Desa.

Karsayuda, M. (2006). Perkawinan Beda Agama, Menakar Nilai-nilai Keadilan Kompilasi Hukum Islam. Yogyakarta: Total Media Yogyakarta.

Kauma, F. &. (2003). Membimbing Isteri Mendampingi Suami. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Khairudin, H. (1995). Sosiologi Keluarga . Yogyakarta: Nur Cahaya.

Khotimah. (2012). Religious Harmony and Government In Indonesia (Vol. 23). Jurnal Ushuluddin.

Latif, S. N. (2001). Ilmu Perkawinan; Problematika Seputar Keluarga dan Rumah Tangga. Bandung: Pustaka Hidayah.

Musfidah, C. (2008). Psikologi Keluarga Islam Berwawasan Gender. Malang: UIN Malang.

Nasution, K. (2005). Hukum Perkawinan I. Yogyakarta: Academia & Tazzafa.

Poerwadarminta, W. (1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Raharjo, D. (1996). Ensoklopedi Al-Qur’an: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep Kunci. Jakarta: Paramadina.

Rahman, A. (2014). Fiqh Munakahat. Jakarta: Kencana .

Salim, H. (1994). Rumahku Nerakaku. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.

Sujana, N. &. (1989). Penelitian dan Penilian. Bandung: Sinar Baru.

Sukanto, S. (1992). Sosiologi Keluarga Tentang Ikhwal Keluarga Remaja dan Anak. Jakarta: Rieneka Cipta.

Suma, M. A. (2004). Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Syafar, D. &. (2019). Building Religious Harmony Among Yuong Children: Experient From Indonesian Elementary School (Vol. 27). Semarang: Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan.

Thalib, M. (2003). Pedoman Rumah Tangga Islam. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Thalib, M. (2008). Manajemen Keluarga Sakinah. Yogyakarta: Pro’U.

Ulfatmi. (2011). Keluarga Sakinah Dalam Perspektif Islam (Studi Terhadap Pasangan Yang Berhasil Mempertahankan Keutuhan Perkawinan di Kota Padang. Jakarta: Kemenag RI.

Upe, A. &. (2010). Asas-asas Multiple Research. Yogyakarta: Tiara Wacana

Published
2021-06-29
Section
Articles