IMPROVING THE PEDAGOGICAL COMPETENCE OF MADRASA’S TEACHERS THROUGH A HIGH QUALITY OF TRAINING

PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MADRASAH MELALUI DIKLAT BERKUALITAS

  • Agustina Agustina Balai Diklat Keagamaan Palembang
Keywords: Madrassas’ teachers, training, pedagogical competence

Abstract

English

In line with this, this research then aimed to evaluate the training programs and whether or not the trainings had effect on the teachers’ pedagogical competence. To collect the data, this study used a questionnaire and a test to measure the pedagogical competence. The questionnaire was distributed to 104 teachers at MORA Training Institute in Palembang. Some findings showed that the implementation of teachers’ training by the committee was in “good” category, but the aspect of curriculum and syllabus was in “not good” category; the trainers’ roles in the learning process was in “very good” category; the teachers’ pedagogical competence before and after the training significantly improved but the indicator of students’ potential development was in less good category. This study suggested that the curriculum designer should improve the quality of curriculum based on teachers’ needs and take into account the students’ potential development for the training materials.

Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program diklat guru madrasah dan dampaknya terhadap kompetensi pedagogik guru, menggunakan metode studi kasus terhadap 104 guru pada Balai Diklat Keagamaan Palembang dengan instrumen kuisioner, test pengetahuan pedagogik dan observasi performa pedagogik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi diklat guru dari aspek penyelenggara dinilai baik namun salah satu indikatornya yaitu kualitas kurikulum dan silabus (kursil) dinilai kurang baik; implementasi diklat guru dari aspek widyaiswara dinilai sangat baik; kompetensi pedagogik guru pasca diklat dilihat dari praktik mengajar dinilai baik namun satu indikatornya yaitu pengembangan potensi peserta didik kurang baik dan terdapat peningkatan pengetahuan pedagogik guru pasca diklat seperti yang ditunjukkan pada uji T dari pre dan post test. Direkomendasikan pada para pengembang kurikulum diklat guru untuk meningkatkan kualitas kursil sesuai dengan kebutuhan guru dan memberikan penekanan substansi pengembangan potensi peserta didik dalam diklat-diklat teknis substantif pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Mohammad; et al. Quality of Education in Madrasah: Main Study. Washington, DC: World Bank 2011.

Bahrissalim. Evaluasi Implementasi Kurikulum Pelatihan Guru PAI SD dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di Balai Diklat Keagamaan Jakarta. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Disertas, 2017.

Bardwell, Ann S., et al. The Program Manager’s Guide to Evaluation Second Edition. (Washington, DC U.S: Department of Health and Human Services, Administration for Children and Families, Administration on Children, Youth, and Families, 2003.

Brendefur, Jonathan L. “The Effects of Professional Development on Elementary Students’ Matematics Achievement.” Journal of Curriculum and Teaching 5, no 2 (2016).

Creswell, John W. Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Boston: Pearson Education, Inc., 2012.

Departemen Pendidikan Nasional. Undang Undang Nomor 14 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas, 2005.

Hasanah, Nur. “Dampak Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Kota Salatiga”. Inferensi, Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 9, no. 2 (2015): 445-466.

Huda, Khoirul. “Problematika Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam”. Jurnal Dinamika Penelitian 16, no. 2 (2016): 309-336.

Mas’ud. “Pengaruh Kompetensi Kepala Sekolah, Motivasi dan Kompetensi Guru terhadap Kinerja Guru serta Implikasinya pada Kompetensi Lulusan”. Jurnal Kontingensi 5, no 2 (2017): 124-125

Kamil, Mustofa. Model Pendidikan dan Pelatihan, Konsep dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta, 2010. Kementerian Agama. Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Agama. Jakarta: Kemenag, 2003.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Kemdikbud, 2007.

Kompas. “Kualitas Guru Madrasah Masih Rendah”. Kamis, 13 September 2001.

Kunche, Akhila, dkk. “Analysis and Evaluation of Training Effectiveness.” Human Resource Management Research 1, no. 1 ( 2011).

Madaus, G.F., M. Scriven, & D. L. Stufflebeam (Eds.). Evaluation models. Boston: Kluwer-Nijhoff (2001): 117-141 Miyono, Noor dan Nur Makhsun. (2017). “Kompetensi dan Budaya Kerja Guru dalam Membentuk Profesionalisme Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Temanggung.” Jurnal Manajemen Pendidikan 6, no. 3 (2017).

Murtaza, Kush Funer. “Teachers’ Professional Development through Whole School Improvement Program (WSIP).” International Journal of Business and Social Science 1, no 2 (2010).

Nuraidah. Kompetensi Profesional Guru untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Sei Agul Medan. Sumut: Program Pascasarjana IAIN Sumatera Utara, Tesis, 2013.

Rahmat, Munawar. Profil Guru Agama MTs di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta Dilihat dari Latar Belakang Biografis Guru (Studi Eksplorasi Kearah Pembuatan Standar Kompetensi Guru Keagamaan, Khususnya Guru Aqidah-Akhlak MTs.. http://www.uinsgd.ac.id/_multimedia/document/20140215/20140215122227_sinopsis.pdf. (2014) (dakses 17 Oktober, 2017).

Saparudin, Yudhi. “Pengembangan Produktivitas Madrasah.” Jurnal Administrasi Pendidikan XIII, no 2 (2012): 1625.

Sudjarwo, Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV pada Balai Diklat Keagamaan Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro, Tesis, 2008.

Werner, Jon M. and Randy L. DeSimone. Introduction to Human Resource Development. Mason: The Thomson Corporation., 2006.

Published
2018-06-01
Section
Articles